Apakah
kita teman ? Apakah kita sahabat ? Apakah ini sebuah pertemanan ? Apakah ini
yang namanya persahabatan ? Guys..masihkah kita ?
Entah
harus memulai darimana. Entah harus merangkai darimana. Yang jelas semakin
kesini kita semakin berjauhan. Semakin kesini kita bagaikan kutub berlawanan.
Entah ini hanya perasaan pribadi ini, but I think we are like stranger each
other now. Am I right?
Ketika
waktu itu tiba, we have hanged out. Kita layaknya hidup di dunia masing-masing.
Sibuk dengan alat komunikasi yang layaknya sebuah nikotin. Kita semacam dijajah
oleh benda tersebut. Kebisuan terjadi diawal, hingga berlanjut bahkan senjapun tenggelam---kebisuan
itu tetap melapisi atmosfer diantara kita. I dont know what's wrong between us
?
Guys...ketika
itu mungkin terjadi, kenapa tidak kita ciptakan ? Ketika pertemuan itu
memungkinkan, kenapa kita lebih membuatnya menjadi kenyataan ? Ketika rencana
itu ada, kenapa kita tak membuatnya menjadi realita ?
Guys...apakah
ini yg kalian sebut pertemanan? Persahabatan? Ketika hal indah yg harusnya kita
jalani dirampas secara halus oleh sebuah alat otoriter tak kasatmata? Oleh sebuah kesibukan ?
Guys..apakah
ini sebuah persahabatan ? Ketika hal yg menyakitkan begitu sulit kalian
lontarkan di lidah tak bertulang itu ? Apakah tubuh ini layaknya sebuah granat ?
Sebuah atom ? Yang kalian takuti suatu waktu akan meledak ? Sobat, we are human, not like the bomb. Ketika itu
sulit, ceritakanlah.
Saya
tau kalian sibuk. But you must know that you’re in your phase of life now because
there is something called "History". Saya tau sejarah hanyalah
sebuah lembaran masa lalu yg mungkin kalian telah menutupnya. Tapi tidak
bisakah kita mempertahakan makna sejarah itu ?
Saya
tau saya sebenarnya tidak mempunyai kapabilitas untuk mengatakan ini. Tapi, ini
hanya sebuah rangkaikan kalimat yang mungkin dapat merubah sedikit persepksi kalian
tentang " Friend" dan “Kesempatan”.
Hargailah
setiap waktu yang ada karna kita tidak akan pernah tau hari terakhir kita
bertemu. Hargailah setiap kesempatan yang ada karna kesempatan tak selamanya mengikuti
ekspektasi kalian. – Lastriss (1/2 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar