Minggu, 09 November 2014

Fakta menarik di balik senyuman

Senyum mungkin bagi kita adalah hal yang sangat sederhana dan mudah, cukup menarik sudut bibir ke arah samping dan menampakkan gigi kita. Namun tidak sesederhana itu, kadang tersenyum saat-saat tertentu sangatlah sulit. Terlebih jika kita tidak “mood” untuk tersenyum.Senyum mempunyai hubungan erat dengan karakter seseorang, karena tidak sedikit ditemukan sifat individu yang “murah senyum”. Senyum banyak dikaitkan dengan perasaan hati, kondisi jiwa dan mood. Senyum dapat mempengaruhi kesehatan, tingkat stres dan daya tarik kita. Senyum juga dipercaya sebagai salah satu jalan jika ingin awet muda. Senyum diketahui mempunyai manfaat untuk kesehatan, di antaranya yaitu :
  1. Senyum membuat kita lebih menarik. Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.
  2. Senyum mengubah mood kita. Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik.
  3. Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum. Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.
  4. Senyum dapat mengurangi stres. Stres secara nyata dapat muncul di wajah anda. Senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang lelah atau merasa “down”. Jika anda sedang stres cobalah untuk tersenyum, maka stres anda akan berkurang dan anda akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.
  5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda. Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika anda tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan anda menjadi lebih rileks.
  6. Senyum menurunkan tekanan darah anda. Ketika anda tersenyum, maka tekanan darah anda akan menurun. Jika anda tak percaya, anda boleh mencobanya sendiri, jika anda memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah anda.
  7. Senyum mengeluarkan endorphins (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.
  8. Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda. Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih muda. Jika anda ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyum anda sepanjang hari, maka anda akan terlihat lebih muda dan merasa lebih baik.
  9. Senyum membuat anda tampak sukses. Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji. Rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.
  10. Senyum membuat anda tetap positif. Senyumlah! Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum. Sulitkan? Karena ketika anda tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa “hidup anda saat ini baik-baik saja”.
Maka jauhkan diri anda dari depresi, stres dan rasa khawatir dengan satu kata yaitu “senyum”, tentu saja dengan memberikan senyum pada tempat dan suasana yang tepat. Jika berlebihan, maka orang lain akan menganggap anda kurang waras. Satu hal lagi karena dengan tersenyum anda mendapatkan satu nilai shadaqah.Sudahkan anda tersenyum hari ini? 


May I get a guy like this ?


Star?

Kadang ada kalanya kita harus berhenti untuk menggapai bintang. Bukan karena kita tak mampu tapi karna kita tau bahwa kita tidak akan bisa menggapainya.

Begitu pula dengan perasaan, kondisi dan hati.....
Kadang pada suatu keadaan, kita memang tak bisa memiliki apa yang ingin kita miliki....
Bukan karena kita tak mampu dan tak ingin berusaha.....
Karna kita tau bahwa sesuatu itu tidak akan pernah ada di genggaman tangan kita.....
Melainkan di genggaman orang lain.....
Dan di sinilah arti takdir berperan.....

 
 

Maybe i'm not beautiful like you, but i'm grateful for my life<333

Selasa, 04 November 2014

Unsur-Unsur Intrinsik Cerpen"Gadis" by Asma Nadia



Unsur Intrinsik Cerpen ”Gadis!”

  1. Tema : Karunia Sang Pencipta
  2. Alur : Alur Campuran
  3. Tokoh dan Penokohan :
v  Gadis 1 : Tidak pernah merasa puas dan syukur atas apa yang ia miliki, suka merendahkan diri sendiri, pesimis, tidak percaya diri, suka membanding-bandingkan sesuatu, sok tahu, dan selalu mencela ketidaksempurnaan fisik orang lain.
v  Gadis 2 : Tidak pernah merasa puas dan syukur atas apa yang ia miliki, suka merendahkan diri sendiri, tidak percaya diri, emosinya menggebu-gebu, mudah terpengaruh dan tidak tahan menghadapi cobaan, mempunyai perasaan peka/mudah tersinggung, mudah putus asa, dan selalu mencela ketidaksempurnaan fisik orang lain.
v  Gadis 3 : Sabar, pantang menyerah, tidak pernah merasa puas dan syukur atas apa yang ia miliki, tidak percaya diri, suka bertindak gegabah, bertekat kuat, selalu merendahkan diri sendiri dan selalu mencela ketidaksempurnaan fisik orang lain.
v  Gadis 4 : Tidak pernah puas dan syukur atas apa yang ia miliki, suka merendahkan diri sendiri, tidak percaya diri, takut dan menutup diri dari orang-orang di sekitarnya serta selalu mencela ketidaksempurnaan fisik orang lain.
v  Lelaki Tua : Sabar, sederhana, percaya diri, pribadi yang senantiasa bersyukur, murah senyum, rendah hati, dan religius.
  1. Latar :
·         Tempat : Di halte bus
·         Waktu :  Sore hari
·         Suasana : Memilukan, menjengkelkan, menguras api cemburu, lucu, mengharukan, dan penuh rasa syukur.
  1. Sudut Pandang :
·         Sudut pandang orang ketiga jamak.
  1. Gaya Bahasa :
Gaya bahasa yang di gunakan dalam cerpen ”Gadis” yaitu bahasa yang menarik, mudah dipahami, dan tidak terlalu baku. Selain itu, gaya bahasa yang digunakan antara lain :
§  Personifikasi
Kalimat pembuktiaan : Jakarta berkemas seiring senja yang mengempakkan jngganya ke seantero kota.
§  Paradoks
Kalimat pembuktiaan : Betul, teman-teman sekelasnya yang cowok, waktu pertama  melihatnya dari belakang, sempat tak sabar berkenalan dengan dia. Hanya sayang, ketika dia membalikkan badan dan mereka melihat hidungnya yang besar seperti tomplokan dua kue ampe. ( gadis 2 )
§  Antonomasia
Kalimat pembuktian : Seandainya aku punya dua puluh persen saja dari putih kulit indah. ( gadis 1 )
§  Ironi
Kalimat pembuktian :
ü  Cantik, sayang jerawatan...
ü  Badannya sungguh indah. Kulitnya juga putih.. Tidak!! Hidungnya yang parah dan mukanya yang selalu cemberut itu sungguh jelek.
§  Hiperbola
Kalimat Pembuktian :
ü  Hujan gerimis yang sekonyong-konyong melanda Jakarta di sore itu.
ü  Akan tetapi, senyumnya secerah langit yang sebentar lagi membuka cadar bagi bntang-bintang.

  1. Amanat :
Dari cerita dalam cerpen “ Gadis!” kita dapat mengambil pelajaran bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna. Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk itu kita di wajibkan untuk senantiasa bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Jika kita memiliki kekurangan fisik di bandingkan orang lain, syukurilah ! Karna sesungguhnya kekurangan itu bukanlah kutukan dari Tuhan, melainkan kekurangan itu merupakan motivator terbaik yang mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih sabar dan senantiasa bersyukur.














Unsur Intrinsik Cerpen ”Gadis!”

  1. Tema : Karunia Sang Pencipta
  2. Alur : Alur Campuran
  3. Tokoh dan Penokohan :
v  Gadis 1 : Tidak pernah merasa puas dan syukur atas apa yang ia miliki, suka merendahkan diri sendiri, pesimis, tidak percaya diri, suka membanding-bandingkan sesuatu, sok tahu, dan selalu mencela ketidaksempurnaan fisik orang lain.
v  Gadis 2 : Tidak pernah merasa puas dan syukur atas apa yang ia miliki, suka merendahkan diri sendiri, tidak percaya diri, emosinya menggebu-gebu, mudah terpengaruh dan tidak tahan menghadapi cobaan, mempunyai perasaan peka/mudah tersinggung, mudah putus asa, dan selalu mencela ketidaksempurnaan fisik orang lain.
v  Gadis 3 : Sabar, pantang menyerah, tidak pernah merasa puas dan syukur atas apa yang ia miliki, tidak percaya diri, suka bertindak gegabah, bertekat kuat, selalu merendahkan diri sendiri dan selalu mencela ketidaksempurnaan fisik orang lain.
v  Gadis 4 : Tidak pernah puas dan syukur atas apa yang ia miliki, suka merendahkan diri sendiri, tidak percaya diri, takut dan menutup diri dari orang-orang di sekitarnya serta selalu mencela ketidaksempurnaan fisik orang lain.
v  Lelaki Tua : Sabar, sederhana, percaya diri, pribadi yang senantiasa bersyukur, murah senyum, rendah hati, dan religius.
  1. Latar :
·         Tempat : Di halte bus
·         Waktu :  Sore hari
·         Suasana : Memilukan, menjengkelkan, menguras api cemburu, lucu, mengharukan, dan penuh rasa syukur.
  1. Sudut Pandang :
·         Sudut pandang orang ketiga jamak.
  1. Gaya Bahasa :
Gaya bahasa yang di gunakan dalam cerpen ”Gadis” yaitu bahasa yang menarik, mudah dipahami, dan tidak terlalu baku. Selain itu, gaya bahasa yang digunakan antara lain :
§  Personifikasi
Kalimat pembuktiaan : Jakarta berkemas seiring senja yang mengempakkan jngganya ke seantero kota.
§  Paradoks
Kalimat pembuktiaan : Betul, teman-teman sekelasnya yang cowok, waktu pertama  melihatnya dari belakang, sempat tak sabar berkenalan dengan dia. Hanya sayang, ketika dia membalikkan badan dan mereka melihat hidungnya yang besar seperti tomplokan dua kue ampe. ( gadis 2 )
§  Antonomasia
Kalimat pembuktian : Seandainya aku punya dua puluh persen saja dari putih kulit indah. ( gadis 1 )
§  Ironi
Kalimat pembuktian :
ü  Cantik, sayang jerawatan...
ü  Badannya sungguh indah. Kulitnya juga putih.. Tidak!! Hidungnya yang parah dan mukanya yang selalu cemberut itu sungguh jelek.
§  Hiperbola
Kalimat Pembuktian :
ü  Hujan gerimis yang sekonyong-konyong melanda Jakarta di sore itu.
ü  Akan tetapi, senyumnya secerah langit yang sebentar lagi membuka cadar bagi bntang-bintang.

  1. Amanat :
Dari cerita dalam cerpen “ Gadis!” kita dapat mengambil pelajaran bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna. Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk itu kita di wajibkan untuk senantiasa bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Jika kita memiliki kekurangan fisik di bandingkan orang lain, syukurilah ! Karna sesungguhnya kekurangan itu bukanlah kutukan dari Tuhan, melainkan kekurangan itu merupakan motivator terbaik yang mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih sabar dan senantiasa bersyukur.












Resensi Novel Sunshine Becomes You Ilana Tan

Karna saya begitu menyukai Ilana Tan, baik itu karena karya-karyanya maupun sosok pribadinya yang begitu misterius. Sebagai apresiasi saya terhadap karyanya, saya membuat resensi dari salah satu karya-karyanya yang begitu mengangumkan.



RESENSI NOVEL

  • Identitas Novel
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjX_zFqO_YD6ExP2JJpyXdqiJkfdroXQgoJd7R9mmYSteOHbgs-O0AratzkOCijhHpefiZOTZf0oHhysIBvquZJXZkjqbfY1scILNI0q1e6tyi1u1dqbEpXFUc0-6txlftLKX6eBUwlLWLU/s1600/ilana+tan+-+sunshine+becomes+you.jpg

Judul: Sunshine Becomes You
Penulis: Ilana Tan
Pewajah Sampul: yustisea.satyalim@gmail.com
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 432 hlm
Harga: Rp65.000 (
Rilis: Januari 2012 (cet. Ke-1)
ISBN: 978-979-22-7813-2


  • Ringkasan Cerita :
Ini kisah yang terjadi di bawah langit New York
Tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk
bertahan hidup…

Alex Hirano awalnya merasa tidak ada yang istimewa dalam hidupnya, aktivitasnya hanya  berputar dari musik dan pianonya. Tapi itu semua berubah sejak ia bertemu dengan gadis yang dikatakan Ray Hirano adiknya, sebagai gadis yang disukainya. Mia Clark, sejak pertama kali bertemu, Alex sudah merasa gadis itu bencana untuknya, seperti malaikat kegelapan yang kapan pun dapat melukainya. Apa yang dikatakan Alex bukan tanpa alasan, Mia Clark sudah membuat tangan kirinya menjadi tak berfungsi dipertemuan pertama mereka, dengan menjatuhkan diri dari atas tangga dan menimpa Alex.
Entah takdir seperti apa yang mengikat Alex dan Mia, yang pasti sejak saat itu Alex tidak pernah menyukai Mia, dia selalu merasa gadis itu bisa melukainya kapan saja, ia tidak peduli adiknya memiliki perasaan istimewa seperti apa untuk gadis itu. yang jelas baginya berada jauh-jauh dari gadis yang membuat semua rencana konsernya berantakan dengan mencederai tangannya, adalah pilihan yang terbaik.
Sayang harapan Alex untuk menjauhkan diri dari Mia yang belakangan ia juluki sebagai ‘Malaikat Kegelapan’ tidak berjalan sesuai harapan. Mia yang merasa sangat bersalah karena sudah menciderai tangan berharga dari seorang pianist terkenal, terus menawarkan bantuannya pada Alex, “Aku bisa menjadi tangan kirimu.” itu yang dikatakan gadis itu. Alex jelas menolak usulan gadis itu, ia merasa akan lebih baik tidak berhubungan lagi dengan gadis yang ia anggap akan mampu lebih banyak lagi menciderainya. Tapi gagasan itu tidak berlangsung lama, segala kesulitan dan kerepotan yang didapat Alex dalam beraktivitas dengan satu tangan, membuat Alex mau tidak mau dengan sangat terpaksa menerima tawaran Mia. Dan ia mulai menempatkan Mia sebagai ‘Pesuruh dan pengurus rumah’
Awalnya tidak ada yang berjalan baik dengan hubungan Alex dan Mia saat itu. Alex yang masih kesal dengan Mia yang sudah membuatnya tidak ubahnya orang cacat. Mia yang menganggap Alex terlalu berlebihan dengan cidera di tangannya, tidak pernah bersikap bersahabat satu sama lain. Hingga pada akhirnya Alex menemukan hal-hal menarik tentang gadis itu, ia bahkan terpesona saat melihat gadis itu menari dihadapannya, satu hal yang tadinya tidak pernah direncanakan Alex untuk terasa.
Seiring berjalannya waktu, pelan-pelan Alex mulai menyukai senyuman Mia, pelan-pelan mulai tergantung pada Mia, pelan-pelan mulai merasa keberadaan Mia sangat penting untuknya, dan dia mulai merasa Mia gadis yang sangat istimewa, hingga pada akhirnya ia merasa sanggup bersaingan dengan adiknya Ray untuk mempertahankan beradaan Mia di dekatnya.
Namun di tengah semua rasa yang dirasakan Alex, ia selalu merasa ada keraguan besar akan perasaan Mia padanya. Gadis itu selalu tersenyum, bicara dan menatap dengan cara yang sama pada semua orang, membuat Alex tidak merasa mendapat keistimewaan dari Mia. Terlepas dari semua keraguan yang ada, Alex menemukan fakta lain yang menghancurkan semua harapannya, fakta menyakitkan dari kondisi Mia yang membawa kemungkinan ia akan kehilangan Mia untuk selama-lamanya.
Akhir cerita, Mia Clark tidak dapat beradaptasi baik dengan jantung barunya dan begitulah ia menghembuskan napas terakhirnya. Alex Hirano tentu tidak dapat menyembunyikan rasa kehilangannya. Namun sebuah pesan terakhir dari Mia Clark membuat Alex Hirano percaya dan kembali berdiri.
“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”
  • Kepengarangan
Jika kalian pecinta novel fiksi metropop, pasti kalian tidak asing lagi mendengar nama Ilana Tan ? Ya, sosok misterius yang  mendulang kesuksesannya di dunia pernovelan berkat tetraloginya yang bertemakan musim, yaitu Spring in London, Summer in Seoul, Autumn in Paris, Winter in Tokyo dan terakhir Sunshine Becomes You. Ilana Tan merupakan sosok penulis yang tidak ingin diketahui identitasnya oleh publik.  Ia hanya menggunakan nama pena sebagai pengenal dirinya. Sampai sekarang belum adanya suatu fakta yang menuliskan tentang identitasnya. Beberapa opini di sosial media maupun di internet mengatakan bahwa Ilana Tan telah meninggal, pengarang Ilana Tan itu tidak ada, alias buku-buku yang berpengarang Ilana Tan itu ditulis oleh beberapa orang yang memang bermaksud "menjual" nama Ilana Tan. Dengan kata lain, proyek bersama dengan mengincar popularitas. Well, dari semua opini itu saya tidak mengambil pusing karna menurut saya pribadi, Ilana Tan merahasiakan identitas pribadinya karna dia hanya ingin dikenal melalui karya-karyanya dan dia tidak ingin urusan pribadinya jadi terusik karna para pengemarnya yang bisa saja kelewatan batas jika bertemu dengan Ilana Tan.

  • Keunggulan dan Kelemahan
1.      Keunggulan
     Lewat novel Sunshine Becomes You, Ilana Tan berhasil mengangkat kisah cinta romantis mengharukan yang berlatar belakang di New York. Tema yang diangkat sangat menonjol yaitu percintaan. Cerita yang diangkat merupakan kisah cinta biasa, tetapi di gambarkan dengan sangat menarik. Gaya Penulisan dan bahasa yang mengalir dengan indah membuat pembacanya ikut larut dalam emosi yang di sampaikan penulis dengan baik. Kisah cinta  yang di angkat pun sangat romantis dan manis, tetapi tidak berlebihan. Pengungkapan alur dan latar yang begitu detail membuat pembaca seolah-olah menyaksikan dan merasakan sendiri semua yang terjadi dalam kisah novel ini, selain itu pengambaran karakter tokohnya lebih jelas di bandingakan empat novel musimnya. Dari segi fisik, novel ini mempunyai cover yang mampu memikat perhatian, terutama haum hawa

2.      Kelemahan
     Walaupun cerita dalam novel tersebut digambarkan dengan menarik, namun jalan ceritanya sangat mudah ditebak pembaca. Dengan membaca awal cerita, pembaca dapat langsung menebak kemana alur cerita tersebut. Hal ini membuat novel ini sedikit menoton tanpa adanya hentakan-hentakan yang mengejutkan, walaupun terkadang ada hal-hal berbeda yang di hadirkan novel ini.  Selain itu, saya kurang begitu dapet feel dari segi konfliknya.
Dalam novel ini, ilana Tan seolah-olah terburu-buru dalam proses pengerjaannya. Hal tersebut saya nyatakan karna saya tidak begitu mendapatkan feel di akhir ceritanya. Dalam segi fisik, dalam novel ini juga sering terjadi kesalahan pengetikan. Selain itu, pemilihan  kata yang kurang efektif, terkadang membuat pembaca merasa kebingungan memahami maksud yang disampaikan penulis. Penulis juga menyia-nyiakan setting lokasi yang dipilihnya. Saya tidak mendapati upaya penulis untuk mengajak pembacanya merasakan suasana kota Big Apple, New York. Dan yang terakhir satu adegan dalam cerita yang membuat saya bertanya-tanya. Bagaimana seseorang yang salah satu tangannya masih diperban bisa mengangkat seseorang yang lain? (hlm. 248). Bahkan orang tersebut tidak diberikan gambaran ekspresi kesakitan/kesulitan ketika melakukannya. Agak kurang logis, menurut saya.

  • Kesimpulan
Secara keseluruhannya, saya sangat terpesona dan menikmati cerita yang mengalir lancar dengan memadukan unsur-unsur romantisme dalam setiap kisahnya. Dan lagi-lagi, Ilana Tan berhasil mengaduk-aduk emosi jiwa dan perasaan saya lewat tulisannya serta membuat saya sangat penasaran akan sosok dirinya.

  • Saran
Buat kalian yang menyukai novel fiksi yang bergenre romantis, novel Sunshine Becomes You sangat cocok untuk kalian baca. Tak hanya menyajikan sebuah kisah percintaan, novel ini juga menceritakan bagaimana cara memperjuangkan sebuah harapan walaupun harapan tersebut muncul di tengah keputusasaan dan keraguan.