Setahun...
Sebulan...
Seminggu...
Sehari....
Begitulah
waktu akan terus berputar. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan hingga
akhirnya bulan berganti tahun. Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Bukanlah
waktu yang menyimpan kenangan sederhana.
Tiga tahun adalah waktu perjuangan putih abu-abu di kibarkan. Waktu dimana
kita mengalami masa transisi menjadi remaja yang sesungguhnya. Waktu dimana
suka dan duka bercampur. Waktu dimana kita mulai memahami arti pertemanan,
harapan, dan cinta sesungguhnya. Waktu dimana kita mulai mengenal dunia
sebenarnya. Waktu dimana hal-hal buruk pernah kita lakukan. Waktu dimana
kekonyolan, luapan emosi, kebencian, kesedihan, kebahagian, kebersamaan
bercampur aduk bagaikan sebuah gado-gado.
Tapi
waktu akan terus berputar. Semuanya akan lenyap hanya dalam hitungan jam. Semua
itu akan sirna seiring waktu. Tapi kenangan itu akan tersimpan rapi dalam
sebuah catatan pikiran. Hingga akhirnya yang kita lakukan akan menjadi sebuah
sejarah dimasa lalu. Sejarah yang mungkin akan di kenang bahkan mungkin akan di
benci oleh sebagian orang.
Masuk bersama
namun haruskah kita meninggalkan tak bersama kawan ? Kawan....ini adalah
chapter terakhir dari cerita putih abu-abu. Perjuangan terakhir dari segalanya.
Haruskah kita meninggihkan sifat indualisme kita ? haruskah kita masih saling
menjaga jarak satu sama lain ? haruskah kita masih menyimpan duri di antara
kita ?
Kita
mengenal dan berteman di awal cerita. Haruskah kita melupakan dan saling
membenci di akhirnya ? haruskah cerita ini berakhir sad ending ? Kita hanya
seorang manusia. Semua manusia memiliki sisi buruk dan sisi baik. Marilah kita
saling introspeksi diri dan saling mengulurkan tangan untuk saling bermaaf-maafan.
Marilah kita menjadikan cerita ini menjadi happy ending diakhirnya^..^......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar